The moments

Farza dan Bapak – Saturdate

14 Mei 2016, Farza pergi berduaan saja sama Bapak ke IKEA di Hengelo. Gara-gara, Bapak tidak tega  Farza rebutan boneka beruang terus sama Ina. Mereka baru aja dikasih boneka beruang kutub putih dari Tante Chacha, tapi bonekanya selalu diakui sama Ina adalah milik dia mutlak huhuhu.

Sebenarnya sih sebaiknya tidak selalu semua mainan harus dibelikan masing-masing satu. Adakalanya mereka berdua harus belajar, bahwa hidup itu harus berbagi. Berbagi sama adek atau kakak, teman. Dan kelak mereka akan mengerti indahnya berbagi.

Tapi kali ini hati Bapak meleleh karena setiap kali Farza mau pegang atau gendong, enggak boleh sama Ina, sebel deh. Entahlah ya memang anak seumuran Ina Farza begini masih sangat tinggi egoisme kepemilikannya, walau tetap sih sebagai orang tua kita selalu memberi tahu bahwa harusnya berbagi, enggak boleh menang sendiri gitu. Tapi yah namanya masih kecil, ya tetap aja berantem terus rebutan segala apa aja direbutin. Akhirnya demi untuk mengakhiri huru hara rebutan boneka ini, maka Bapak berinisiatif membelikan Farza boneka yang sama persis.

Farza senaaang banget bangeeetaaaan, mereka berdua berangkat naik sepeda sampai Kennispark Station, trus naik kereta sampai Hengelo. Dari Hengelo ganti naik bis ke IKEA. Mereka bawa bekal roti selai coklat, biskuit dan minum. Kata Bapak, sepanjang perjalanan Farza tiada henti ngomong dan cerita. Dan tetap setia pakai kacamata hitamnya. Hehe gemeees!

Sebelum masuk IKEA, Farza minta makan dulu rotinya. Trus mereka keliling IKEA dan cari bonekanya, sayangnya boneka beruang kutub nya enggak ada, adanya beruang madu warnannya coklat. Farza mau beruang coklatnya. Bulunya haluuus bangeets. Dan boneka beruang IKEA ini, baik yang beruang kutub ataupun yang beruang madu ini made in nya Indonesia looooh.

Hmm.. jadi inget almarhum papah, dulu sewaktu saya kecil, banyak sekali kenangan saya pergi berduaan dengan beliau. Dari mulai cuma beli burger ke Pal, beli tas sekolah ke supermarket Ashoka atau ditemenin waktu acara seminar Dokter Kecil. Huhu kangen papah sangat.


Eniwei, semoga menjadi kenangan indah buat Farza. Dia kan emang cinta dan lengket banget sama Bapak ubanan kesayangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s