The moments, The Story of Us

6th anniversary

forever is a long time; but i wouldn’t mind spending it by your side

39837_420303037698_2077362_n

Yes tahun ini adalah tahun ke-enam pernikahan kami! baru sebentar yah. Perasaan saya mah udah kayak 1000 tahun lamanya haha lebay. Entah kenapa yah, tapi begitulah perasaan saya. Sepertinya saya sudah mengenal PakSuami sekian lamanya. Padahal eaaa baru enam tahun.

Hmmm langsung mengenang sekilas di awal tahun 2010. Iya saya dan PakSuami tidak pernah pacaran, tapi kami saling mengenal sejak tahun 2008. Kita barengan kuliah S2 di Belanda, satu kampus, satu fakultas beda jurusan. Kita barengan bukan berarti kita janjian kuliah di sini yah. Hehe. Engga, sama sekali engga kenal sebelumnya.

Jadi teringat pertama kali bertemu dia. Waktu itu bulan apa ya, yang pasti dia datang ke Belanda nya tidak bersamaan dengan rombongan saya. Saya tidak ingat pasti tepatnya. Pada suatu hari kamar saya diketuk, ketika saya buka, oh ternyata kakak tingkat saya, dia bilang, eh tuh ada anak baru, kamarnya sederetan elu, orangnya ada di kamar mas sigit, gih kenalan, lu kan lagi cari jodoh! busyet busyet nih orang hahaha.. asa pengen ngelempar panciiiiii!!! hahahahaha.

Trus saya setelah dandan rapih, ke kamar mas sigit dooong, ouh ternyata ada seorang lelaki, tampak seperti anak baru lulus SMA tapi ubanan hahahaha. Kenalan lah kita, Andry katanya, Arin jawab saya. Saya masih ingat sekali dia pakai baju apa, dan saya pakai baju apa. Waktu itu dia menggunakan kemeja kotak-kotak dengan warna hijau pudar, dan celana lapang warna biru. Sementara saya, yang waktu itu belum berkerudung, mengenakan baju coklat kecil garis-garis dan sweater coklat polos dengan lengan menggembung, dan juga tentunya celana jeans!

Ah nanti mau bikin cerita berseri tentang kisah saya dan PakUban, kali aja laku ada yang mau diangkat ke layar lebar haha, ngarep mah boleh atuh yah.

Long story short, and here we are! on our 6th anniversary. Tidak ada yang lebih saya harapkan selain semoga keluarga kecil ini selalu mendapat limpahan kasih sayang, perlindungan, karunia dan hidayah dari Allah SWT. Selalu saling menyayangi, saling setia, saling menghormati, saling menjaga dan saling terikat selamanya. Till death do us part. aamiin.

Saya masih sering merasa terharu jikalau teringat saat ijab kabul di Masjid Syuhada Yogyakarta. Karena Alm Papah saat itu sudah tidak bisa bicara, maka diwakilkan oleh kakak saya. Dan dunia rasanya berhenti berputar ketika dia berjabat tangan dengan kakak saya, saat mengucapkan ijab kabul. Oh my. Dan ketika sesaat sesudahnya, saat sudah bersanding, dia berbisik, i love you. oooooohhhhhhhh. maluuuuuuuu. hahaha.

I love you, always, and thousand times over.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s