Enschede, The moments

Bahagia itu..

Tetiba dapat, ABON SAPI, BALADO IKAN TERI dan buku parenting ELLY RISMAN 😍

Dan ini bukan nitip loooh.. bukan titipan.. ini.. ini apa ya.. oleh-oleh? surprise? Aaaah senaaaang!

Terima kasih ya kakak Nadia atas kunjungan dan oleh-oleh nya yang menyenangkaaaaan, semoga Nadia sekeluarga selalu mendapat limpahan rahmat Nya. Aamiin.

😘😍

#lifeisgood

#alhamdulillah

Ibu Arin, Resep Keluarga Rustanto

Mie ayam yamin

wp-image-929004035jpeg.jpg

Mie ayam yamin! sempat jadi trending topik di ranah Enschede Raya hihihihi. Buat saya mie yamin sudah tidak asing lagi. Dulu sewaktu masa tinggal di Bogor, waah mie yamin bangka depan PLN itu mah langganan, hits banget lah. Walau yah tempatnya mah warung makan ala kadarnya gitu. Trus beberapa kali juga makan mie yamin sama teman-teman di jalan kecil belakang Plaza Ekalokasari. Itu juga enak banget. Pernah juga sekali di ajak makan di gang yang paling hits di kalangan anak SMA di Bogor, Gang Selot. Bener gak ya dulu makan mie yamin disitu? haha lupa juga yaaa.. secara sudah puluhan tahun yang lalu.

Omooo.. iya serius, sudah 20 tahun lebih loh sejak pertama kali saya tinggal di Bogor. Kadang kangen Bogor ih!

Kembali ke mie yamin. Tapiii saya belum pernah membuatnya sendiri. Baru pernah membuat sekitar tiga kalilah. Itu pun tentu saja setelah berada di sini, di bawah langit Enschede ini. Yeaaah segala kekangenan terhadap makanan, dibarengi keterpaksaan karena gak ada yang jualan, plus punya banyak waktu buat googling resep, maka jeng jreng jadilah bisa bikin mie yamin. Hihi.

Semua resep dibaca terus, dipantengin terus, dipikir-pikir terus, sampai akhirnya terkumpul kekuatan (lebay!) buat bikin.

Sedikit tips dari saya, karena setelah tiga kali membuat, dengan resep yang tentu saja selalu berbeda >”< dan berbeda rasa, saya rasa resep dengan penggunaan kemiri yang kebanyakan itu yang paling gak enak. Jadi masak ayamnya jangan kebanyakan kemiri yah!

Dan berikut adalah resepnya. Tentu saja sudah saya modifikasi sesuai selera hati yaaaa.

Mie Ayam Yamien ala Keluarga Rustanto

Bahan ayam:

  • 400 gr ayam filet (pada dasarnya sih bebas lah ya, mau bagian mana, tergantung selera dan ketersediaan)
  • 100 gram jamur champignon
  • 500 ml air

Bumbu dihaluskan:

  • 2 bawang merah besar –> setara 8-10 bawang merah kecil di Indonesia
  • 5 siung bawang putih
  • 4 kemiri
  • 1 sdt kunyit bubuk
  • 2 sdt merica bubuk
  • 2 sdt ketumbar
  • 1 ruas jahe
  • 1 ruas lengkuas
  • 1 sdm garam
  • 2 sdm gula pasir

Bumbu tambahan:

  • 1 batang serai, geprek
  • 5 sdm kecap manis

Cara:

  1. Cincang kasar ayam. sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus. Tambahkan serai. Masak sampai harum.
  3. Masukan ayam. Aduk-aduk sampai merata.
  4. Masukan 500 ml air.
  5. Masak sampai mendidih dan air menyusut.
  6. Masukan kecap. Masak hingga kental.

Bahan mie yamin:

1 pak Mie telor (saya pakai yang tipe lurus, dengan merk Kuda Menjangan, ada di Peter Hu, Het Osten) –> 1 pak ini mah kurang lah, kalau yang makan saya, pakuban dan fardut, habis dalam sekejap 😉

Bumbu mie yamin:

  • 5 sdm minyak goreng
  • 5 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt ketumbar
  • 1/2 sdt merica
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 buah bawang merah besar, iris kasar
  • 3 buah bawang putih, iris kasar
  • 1 ruas jahe, iris kasar
  • 1 ruas lengkuas, iris kasar

Cara:

  1. Seduh mie dengan air panas. Tiriskan.
  2. Panaskan minyak, dan masukan semua bumbu mie yamin KECUALI KECAP. Goreng hingga harum. Saring minyaknya.
  3. Masukan kecap ke dalam minyak yang sudah disaring tadi. Aduk rata.
  4. Ambil mie yang sudah ditiriskan, masukan minyak kecap tadi. Aduk rata.

Siap disajikan dengan ayam, taburan daun bawang dan sambal cabe rawit! Yum yuuuuum!

Oh oh dan saya pernah juga baca ya, minyak yang buat mie yamin nya ini, lebih oke lagi kalau diberi kulit ayam. Jadi kulit ayam, di sangrai tanpa minyak, lalu lama kelamaan akan keluar minyak sendiri, nah minyak itu yang digunakan untuk menggoreng semua bumbu yamin nya. Kayaknya sih lebih cihui yaaa, tapi demi melihat timbangan, duh pakai minyak biasa aja lah saya mah. Hehehehe.