Our Story, The moments

Bisul di gusi pada anak-anak

#pingsan dulu ah #serem banget!

Huhuhuhuhuhu 

Ini benar adanya, dan terjadi pada anak saya, Farza! 

Jadi, pada suatu hari waktu bangun tidur, Farza bilang ada sesuatu yang aneh di gusinya, gusi atas bagian kanan. Kayak bubble gitu buuuu, katanya. Langsung saya periksa, dan ya allah ya robbi, mau pingsan rasanya pas lihat. Jadi ada semacam seperti daging tumbuh cukup besar di gusinya. Yang mengherankan kata Farza dia tidak tahu dan tidak ingat kapan mulai ada daging tumbuh itu. Dan katanya juga tidak sakit sama sekali.

Memang di dekat gusi bagian itu, gigi Farza sedikit bolong. Dia pernah mengeluhkan beberapa kali giginya sakit. Bahkan pernah habis makan coklat, dia nangis-nangis kesakitan. Pas saya cek, memang kelihatan ada bolong kecil sekali. Nah, waktu itu sesudah sakit giginya sembuh, kita bertekad untuk segera ke dokter gigi, tapi ya gitu deh, lupa atau tidak sempat. Huhuhuhu maafkan ibu bapak ya nak.

Akhirnya sore ini, sepulang pakuban dari kantor, kita cuss ke dokter gigi. Alhamdulillah dokternya ramah, penjelasannya jelas dan Farza sangat tenang, bahkan cengar cengir aja. Dan berikut adalah penjelasannya.

Jadi apakah itu benar daging tumbuh?

Bukan! Menurut dokter nya, itu adalah BISUL di gusi. 😨😨😨😨.

Bagaimana mungkin ada bisul di gusi?

Sangat memungkin. Biasanya terjadi di sekitar gigi yang berlubang. Dan lubangnya ini sudah sangat dalam. Sudah sampai pada lapisan terdalam. Untuk kasus Farza, lubangnya kecil sekali sehingga terabaikan. Jadi semakin parah.

Apakah hal ini umum terjadi?

Hal ini cukup sering terjadi pada anak-anak. Dan bahkan beberapa kasus cukup parah. Dalam arti bisulnya sudah akut, alias sakit. Dan gusinya membengkak.

Apakah isi bisulnya ini sama dengan bisul di kulit?

Sama. Yaitu nanah dan darah. 😨😨😨. #pingsan

Apakah bisulnya perlu dioperasi (atau dibedah)?

Untuk kasus Farza belum perlu. Karena bisulnya bukan yang akut. Farza belum merasakan sakit. Jadi istilahnya masih early stage. Jadi diberikan obat, nanti akan kempes.

Bagaimana prosedur pengobatannya?

Lubang gigi dibersihkan. Diisi obat dan tambalan sementara. Ditambah dengan minum antibiotik. Dan seminggu kemudian akan dicek lagi apakah bisulnya mengempes dan juga dilakukan tambalan permanen.

Sejauh ini itu yang bisa saya pahami. Ada satu hal yang saya masih kurang jelas sebenarnya. Misal bisulnya mengempes, kemana mengalirnya nanah dan darahnya? Kalau tidak salah dengar dan mengerti, nanti akan keluar dari lubang giginya. 😨😨😨😨😨. #pingsan lagi #super horor.

Jadi Farza harus kontrol ke dokter lagi Senin depan. Semoga semuanya baik-baik saja.

Nanti saya update lagi ya!

Advertisements
Ibu Arin, Resep Keluarga Rustanto

Balado ikan salem

Akhirnya dapur alisha ngebul lagiiiii hihihi. Kali ini masakan rumahan yang sederhana. Balado ikan salem. Masakan ini sederhana, tapi yaaa kalau makan sama lauk ini pakai nasi hangat dan kerupuk acir putih, waaaah bisa nambah teruuusss.

Sebenarnya saya baru tahu kalau ini namanya ikan salem, selama ini tahunya namanya ikan cuek. Ternyata kata tukang sayurnya beda, kalau yang dalam bentuk potongan daging begini namanya salem, kalau yang kecil-kecil utuh namanya ikan cuek. Saya suka sih keduanya. 

Nah masakan ini saya tahu dari para embaknya anak-anak. Dulu saya sama sekali tidak pernah masak, hanya masakan MPASI buat anak-anak aja.. nah suatu hari embaknya menyuguhkan menu ini, omooooo enak bangeeet.. 

Resepnya juga sederhana sekali, pedas tidaknya tergantung selera masing-masing ya. Punya saya tidak terlalu pedas, karena ada anak unyil yang doyan juga 😂

Langsung aja lah cus ke resepnya.

Balado ikan salem ala Keluarga Rustanto

Bahan:

  • 2 keranjang ikan salem
  • 1 gelas air

Bumbu dihaluskan:

  • 10 bawang merah
  • 4 bawang putih
  • 10 cabai keriting
  • 1 buah tomat
  • 1 sdm garam
  • 1 sdm gula pasir

Cara:

  1. Goreng ikan salem sampai kering, suwir-suwir.
  2.  Tumis bumbu halus sampai wangi. Tambahkan garam dan gula. Masukan segelas air. Masak bumbu sampai mendidih. Koreksi rasa.
  3. Masukan ikan salem suwir. Aduk rata. Masak hingga kuah menyusut.

Siap disajikan dengan nasi hangat dan kerupuk acir!