The moments, The Story of Us

Ban sepeda kempes – back then in winter 2009

Ini cerita tentang saya dan Pakuban. Kembali ke musim dingin nan sangat bersalju di Enschede tahun 2009. Saat itu kami tinggal di gedung apartemen yang sama. Saya di lantai dua, dia di lantai tiga.

Pada hari itu saya mau berangkat ke kampus, dan mau naik sepeda. Tempat penyimpanan sepeda ada di basement gedung. Setelah saya cek, ternyata sepeda saya bannya kempes. Wah musti dipompa kan yah. Hmm pikir-pikir dipikir, siapa yaa yang punya pompa. Aha! Telepon Andry aaah.. hahaha. Saat itu saya memanggil dia hanya dengan nama saja, Andry.

Setelah dilelepon, dia bilang boleh pinjam pompanya, dan janjian ke basement sekitar jam 9 apa 9.30 pagi gitu. Lupa tepatnya. Kirain cuma mau dipinjemin aja pompanya, ternyataaaaa sekaliaan dipompain dooooooong dan sekalian diangkatin keluar dari basement. #hampirpingsansakingsenangnya haha.

Dan saat dia memompa itu yah, kita cuma berdua aja kan di basement, dan saya grogiiii bangeeets, kalau dia sih kayakya engga deh.. huhu awas ajaaa ya Pakuban. Waktu itu saya sampai speechless loh, gak tahu mau memulai pembicaraan apa. Jadi cuma bengong aja melihat dia memompa, dan bilang terima kasih. Berkali-kali gitu bilangnya. Haha.

Sungguh sebuah kenangan. Simpan! :-*

 

The moments, The Story of Us

6th anniversary

forever is a long time; but i wouldn’t mind spending it by your side

39837_420303037698_2077362_n

Yes tahun ini adalah tahun ke-enam pernikahan kami! baru sebentar yah. Perasaan saya mah udah kayak 1000 tahun lamanya haha lebay. Entah kenapa yah, tapi begitulah perasaan saya. Sepertinya saya sudah mengenal PakSuami sekian lamanya. Padahal eaaa baru enam tahun.

Hmmm langsung mengenang sekilas di awal tahun 2010. Iya saya dan PakSuami tidak pernah pacaran, tapi kami saling mengenal sejak tahun 2008. Kita barengan kuliah S2 di Belanda, satu kampus, satu fakultas beda jurusan. Kita barengan bukan berarti kita janjian kuliah di sini yah. Hehe. Engga, sama sekali engga kenal sebelumnya.

Jadi teringat pertama kali bertemu dia. Waktu itu bulan apa ya, yang pasti dia datang ke Belanda nya tidak bersamaan dengan rombongan saya. Saya tidak ingat pasti tepatnya. Pada suatu hari kamar saya diketuk, ketika saya buka, oh ternyata kakak tingkat saya, dia bilang, eh tuh ada anak baru, kamarnya sederetan elu, orangnya ada di kamar mas sigit, gih kenalan, lu kan lagi cari jodoh! busyet busyet nih orang hahaha.. asa pengen ngelempar panciiiiii!!! hahahahaha.

Trus saya setelah dandan rapih, ke kamar mas sigit dooong, ouh ternyata ada seorang lelaki, tampak seperti anak baru lulus SMA tapi ubanan hahahaha. Kenalan lah kita, Andry katanya, Arin jawab saya. Saya masih ingat sekali dia pakai baju apa, dan saya pakai baju apa. Waktu itu dia menggunakan kemeja kotak-kotak dengan warna hijau pudar, dan celana lapang warna biru. Sementara saya, yang waktu itu belum berkerudung, mengenakan baju coklat kecil garis-garis dan sweater coklat polos dengan lengan menggembung, dan juga tentunya celana jeans!

Ah nanti mau bikin cerita berseri tentang kisah saya dan PakUban, kali aja laku ada yang mau diangkat ke layar lebar haha, ngarep mah boleh atuh yah.

Long story short, and here we are! on our 6th anniversary. Tidak ada yang lebih saya harapkan selain semoga keluarga kecil ini selalu mendapat limpahan kasih sayang, perlindungan, karunia dan hidayah dari Allah SWT. Selalu saling menyayangi, saling setia, saling menghormati, saling menjaga dan saling terikat selamanya. Till death do us part. aamiin.

Saya masih sering merasa terharu jikalau teringat saat ijab kabul di Masjid Syuhada Yogyakarta. Karena Alm Papah saat itu sudah tidak bisa bicara, maka diwakilkan oleh kakak saya. Dan dunia rasanya berhenti berputar ketika dia berjabat tangan dengan kakak saya, saat mengucapkan ijab kabul. Oh my. Dan ketika sesaat sesudahnya, saat sudah bersanding, dia berbisik, i love you. oooooohhhhhhhh. maluuuuuuuu. hahaha.

I love you, always, and thousand times over.